Posts

Ikut-Ikutan; Lagi

Image
Temen KOPI suka nonton chanel MTV kan? Klo suka, pasti pernah denger berita ini. Bahwa MTV menularkan ideologi bahwa gaya hidup remaja harus selalu senang-senang dan santai. Perilaku harus funky, yang gak PACARAN kacian deh lho. Dan yang linglung sama film, musik, ato busana terbaru, adalah sosok yang aneh dan gak asyik. Repotnya ideologi yang ini gak berheti. Tapi terus berganti berputar, dan mengombang-ambingkan kita. Yang tinggal jauh dari akses mode dipaksa gigit jari, karena terus lihat gaya amazingnya anak kota. Untuk yang ingin eksis mengikuti perkembangan zaman harus berkantong tebal, jangan dikit-dikit malu. Serta tidak usah terlalu pusing dengan tuntutan agama. Yang jadi pertanyaan, kenapa jika tidak menjadi bagian tren kita harus merawsa tidak bahagia? Kenapa dengan hidupng peseek, berbusana tempo dulu, gak tau lagiu-lagu simple plan, atau belum nonton film twilligh dan new moon? kita harus merasa lebih rendah dari yang lain? Apa benar toh harga diri harus dinilai d...

An Inconvenient Truth: 2030 Indonesia Tenggelam

Image
Presiden SBY boleh saja yakin bahwa di tahun 2030 nanti Indonesia masuk lima besar negara-negara maju di dunia. SBY memperkirakan, saat itu pendapatan perkapita penduduk Indonesia mencapai 18 ribu dolar AS, berkali lipat dari pendapatan per kapita saat ini. Adapun perusahaan-perusahaan berbendera Indonesia menjadi pemain-pemian utama dalam percaturan bisnis global. Tetapi SBY harus ekstra hati-hati. Mimpi besar itu mungkin sekali berantakan di tengah jalan. Banyak faktor yang dapat menghalanginya. Sehari sebelum SBY menyampaikan mimpinya itu di Istana Merdeka saat meluncurkan buku Kerangka Dasar Indonesia 2030 yang ditulis Yayasan Indonesia Forum, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) MS Hidayat telah memberi peringatan tentang bahaya yang akan dihadapi Indonesia bila sektor mikro ekonomi tidak berjalan di tahun 2007 ini. Kepercayaan investor terhadap sistem hukum di Indonesia pun harus segera dipulihkan. Selain itu, Hidayat juga mengingatkan agar pemerintah mereformasi biro...

Matematika dan Misteri Angka 19

Image
Mukjizat Al-Qur an diakui oleh berbagai pihak manapun, baik mereka orang-orang beriman maupun orang-orang kafir. Sejak dulu hingga kini, bahkan hingga akhir zamanpun, tidak akan ada kitab yang mampu menandingi keindahan gaya bahasa Al-Qur’an. Cukup banyak para pujangga dan sastrawan yang menulis puisi namun tidak satupun yang berhasil mampu menandingi keindahan bait-bait dalam Al-Qur’an. Kitab suci ini telah dijamin keontetikannya sepanjang masa. Tidak satu huruf pun dapat ditambahkan, tidak satu huruf pun bisa dikurangi dari al-Quran. Bahkan tidak satu pun titik boleh digeser dari satu huruf ke huruf lain. Jika ada yang mencoba melakukan perubahan pada Al-Quran, hal tersebut dapat diketahui dengan mudah. Sebab begitu banyak penghafal ataupun penikmat Al-Quran dari masa ke masa. Dan tidak satu pun kitab di dunia ini yang abadi seperti halnya keabadian Al-Quran. Belum pernah ada dalam sejarah keajaiban di dunia, ada sebuah benda yang semisterius dan semenarik seperti apa yang di...

Tasawwuf Modern dan Implementasi Mantik

Image
Secara umum, ilmu dibagi menjadi dua, ada Dharuri dan ada Nadzari. Dharuri adalah ilmu yang tidak membutuhkan pemikiran (Aksiomatis). Nadzari adalah ilmu yang membutuhkan pemikiran. Lebih jelasnya, ilmu Dharuri (sering juga disebut Badihi) adalah ilmu dan pengetahuan yang dengan sendirinya bisa diketahui tanpa membutuhkan pengetahuan dan perantaraan ilmu yang lain. Jadi Ilmu dharuri adalah gambaran dalam benak yang dipahami tanpa sebuah proses pemikiran. Contoh: 5+5=10. Sedangkan Nadzari dapat diketahui melalui sebuah proses pemikiran atau melalui pengetahuan yang sudah diketahui sebelumnya. Jadi ilmu Nadzari adalah gambaran yang ada dalam benak yang dipahami melalui proses pemikiran. Contohnnya, bumi itu bulat, merupakan hal yang Nadzari. Maka dari itu, dengan adanya ilmu Nadzari, kita semakin diajak untuk sedikitnya mengetahui apa itu Mantiq. Yang telah kita ketahui bersama, Mantiq tak lain merupakan ilmu atau dasar yang penggunaannya maupun fungsinya akan menjaga kesalahan kita...

Sajak Tanpa Bahasa

Image
Sajak Tanpa Bahasa by af. Saat itu… Aku berdiri terpaku melihat indahnya langit tersipu malu Tampaknya, ada sepasang sayap hangat dan lembut menghampiriku Menjadikan selimut dengan bulu-bulunya, Yang membuatku merasa kaulah mahluk yang begitu sempurna bagiku Setiap kali ku termenung… Setiap waktu, sempat menyeka sisa-sisa luka dengan alasan sepercik kasih Lama-lama sebagai pembalut yang bertimbun di balik cinta, Malah semakin berarti, Dan terus menitih dalam dimensi keraguan Akan kah aku . . . . . .! Terbang terbuai penghibur khayalan Menanti dambaan hati?? Sepertinya khayal telah menelan perasaanku Tapi meski hanya sebuah ilusi Tetap saja yang namanya setangkup kasih, selalu menjelma Getarkan relung hatiku Mengikis adanya rasa yang tak pernah dan tak akah pernah terbuai untuk selamanya Aku selalu mencoba menatap ke depan Pandangi indahnya kala itu Aku mencoba menghimpit kenangan yang setiap saat terbuai oleh tetesan air mata Namun perlahan angin berhembus hingga ter...

Pesantren Masa Depan

Image
Sebenarnya, membahas masalah Pesantren ibarat membahas sesuatu yang sulit untuk berhenti, bahkan bisa diibaratkan membahas sesuatu yang tidak ada akhiran-nya. Pesantren telah hidup dan berkembang puluhan tahun di Indonesia. Pesantren tidak pernah ‘kering’ walaupun kesejahteraan bangsa Indonesia terus berubah dan berganti. Pesantren tetap hidup sesuai dengan habibat dan komitmennya sebagai lembaga pendidikan islam yang punya karateristik dan kharisma tersendiri. Terlepas dari berbagai asumsi apapun, mengenai yang terjadi pada Pesantren saat ini, Pesantren tetap eksis sesuai dengan karakternya. Maka, ketika terjadi beberapa kasus yang mendera Pesantren beberapa waktu lalu, tidak menjatuhkan martabat Pesantren sebagai pusat persemaian dan penyebaran nilai-nilai keislaman. Seperti sistem pendidikannya yang terus mendapatkan sorotan tajam, karena masih dianggap kuno dan tidak relevan dengan perkembangan zaman. Juga mengenai pola prilaku kehidupan Pesantren yang dianggap telah menja...

Santri dan Sebuah Dilema

Image
Tidak sedikit permasalahan atau kontraversi yang terjadi dengan pendidikan di Indonesia. Dengan tanpa merasa kesulitan untuk mencari data, memang pendidikan di Indonesia masih dalam situasi yang tak menggembirakan. Banyak pakar dan para peneliti pendidikan yang menyebutkan hal itu semua di media massa, seminar, siaran berita di televisi, atau jika cukup rajin membaca koran, hampir setiap hari ada berita tak sedap tentang keadaan pendidikan di negeri kita. Bisa tentang fasilitas yang jauh dari batasan memadai, gedung sekolah yang tak lebih bagus dari kandang ayam, kurikulum yang setiap saat berubah, kesejahteraan guru yang tak layak, dan sekian banyak persoalan lain yang bertumpuk. Dan diantara permasalah itu adalah problematika ‘ritual’ tahunan yaitu tentang pelaksanaan ujian nasional (Unas). Sebenarnya permasalahan Unas adalah permasalahan klasik yang tak kunjung menemukan penyelesaian, karena memang harus diakui bahwa Unas bukan masalah gampang. Membicarakan Unas kita...